ARTIKEL, CATATAN SOSIOLOGI, REVIEW BACAAN, REVIEW ANIME DAN ONLINE T-SHIRT AMATERASU

KOSA KATA DALAM SOSIOLOGI

Author Ahsya Ahmad - -




SosiologiPengetahuan atau ilmu tentang sifat, perilaku, dan perkembangan masyarakat; ilmu tentang struktur sosial, proses sosial, dan perubahannya.

Masyarakat: Sejumlah manusia dl arti seluas-luasnya dan terikat oleh suatu kebudayaan yg mereka anggap sama.

Teori: Pendapat yg didasarkan pd penelitian dan penemuan, didukung oleh data dan argumentasi; atau penyelidikan eksperimental yg mampu menghasilkan fakta berdasarkan ilmu pasti, logika, metodologi, argumentasi.


Sosialisasi: Usaha untuk mengubah milik perseorangan menjadi milik umum (milik negara): tradisi tidak memperlancar proses -- perusahaan milik keluarga;  proses belajar seorang anggota masyarakat untuk mengenal dan menghayati kebudayaan masyarakat dl lingkungannya.


Anomi: perilaku tanpa arah dan apatis: kini muncul sikap-sikap yg mengarah pd -; Antr keadaan masyarakat yg ditandai oleh pandangan sinis (negatif) thd sistem norma, hilangnya kewibawaan hukum, dan disorganisasi hubungan antara manusia; Psi gejala ketidakseimbangan psikologis yg dapat melahirkan perilaku menyimpang dl berbagai manifestasi.


Alienasi: eadaan merasa terasing (terisolasi);  penarikan diri atau pengasingan diri dr kelompok atau masyarakat;  pemindahan hak milik dan pangkat kpd orang lain;


Fungsionalisme: teori yg menekankan bahwa unsur-unsur di dl suatu masyarakat atau kebudayaan itu saling bergantung dan menjadi kesatuan yg berfungsi; doktrin atau ajaran yg menekankan manfaat kepraktisan atau hubungan fungsional;  Ling gerakan linguistik yg beranggapan bahwa struktur fonologis, gramatikal, dan semantis ditentukan oleh fungsi yg dijalankan dl masyarakat, dan bahwa bahasa itu sendiri mempunyai fungsi yg beraneka ragam


Inovasi : Suatu unsure kebudayaan yang baru.


Konflik : Proses pencapaian tujuan dgn cara melemahkan pihak lawan, tanpa memperhatikan norma dan nilai yg berlaku.


Nilai : Konsepsi-konsepsi abstrak di dalam diri manusia mengenai apa yg dianggap baik atau buruk.


Status sosial : Prestise umum dari seseorang dalam masyarakat.


Etnosentris : Penilaian yg baik terhadap sikap-sikap dan pola perilaku kelompok sendiri.


Pluralisme : Konsepsi yg menegaskan adanya pelbagai prinsip, ruang lingkup dan bentuk realitas yg tidak mungkin dikurangi lagi.


Mediasi : Metode penyelesaian sengketa, dimana pihak-pihak yg bersengketa memeinta bantuan pihak ketiga yg keputusannya tidak mengikat.


Diskriminasi : Memperlakukan orang secara berbeda atas dasar alasan-alasan yg tidak relevan.


Kerja sama : Jaringan interaksi untuk mencapai tujuan bersama.


Empiris : Semua pengetahuan yg berasal dari pengalaman.


Non etis : Tidak sesuai dengan etika.

Fakta : Unsur realita yg terbukti / dapat dibuktikan.

Objektif : Setiap hasil bernilai positif bagi pembuat keputusan.

Mobilitas sosial : Gerak dari suatu posisi sosial ke posisi sosial lainnya.

Etika : Berkenaan dengan pandangan orang lain terhadap suatu masyarakat
dengan mempergunakan konsep-konsep dan penjelasan-penjelasan ilmiah pengamat.

Masyarakat : Suatu sistem sosial yg menghasilkan kebudayaan.

Sistem sosial : Sistem yg terdiri dari elemen-elemen sosial atau sistem aksi dimana aksi-aksi yg mandiri dilakukan oleh individu yg berinteraksi.

Masalah sosial : Suatu keadaan dimana cita-cita warga masyarakat tidak terpenuhi krn keadaan sosial dalam masyarakat.

Pemimpin : Seseorang yg mempunyai kemampuan untuk mempengaruhi pihak lain sehingga mengikuti kemauannya.

Kebudayaan : Hasil karya, rasa, dan cipta manusia yg didasarkan pada karsa.

Norma : Kaidah yg mengatur perilaku kelompok umum tertentu.
Sanksi : Suatu rangsangan untuk melakukan atau tidak melakukan suatu perbuatan.

Komunikasi : Proses penyampaian pesan dari satu pihak kepada pihak lain sehingga terjadi pengertian bersama.

Integrasi sosial : Taraf interpendensi antara unsur-unsur sosial.

Stratifikasi sosial : Sistem hirarki kelompok di dalam masyarakat.

Diferensiasi sosial : Diferensiasi pekerjaan, peranan ,prestise, kekuasan dan kelompok dalam masyarakat yg sesuai dengan fungsi.

Discovery : Pengakuan terhadap adanya gejala-gejala maupun hubungan yg sebelumnya tak terduga.

Invention : Suatu proses inovasi yg merupakan sintese dari unsur-unsur kebudayaan yg ada.

Interaksi sosial : Proses sosial yg menyangkut interaksi antar pribadi, kelompok, dan antara pribadi dgn kelompok.

Toleransi : Sikap yg merupakan perwujudan penahanan diri terhadap sikap pihak lain yg tidak setuju.

Koalisi : Kerja sama antara kelompok-kelompok yg berbeda untuk kepentingan pertahanan.

Sosialisasi : Proses mengkomunikasikan kebudayaan kpd masyarakat yg baru.

Prestise : Pengakuan sosial terhadap kedudukan tertentu.

Westernisasi : Budaya barat yg menggerus budaya asli (kebarat-baratan).

Modernisasi : Upaya untuk mengganti sesuatu menjadi baru/sesuai perkembangan jaman.

Hedonisme : Ajaran yg menyatakan bahwa kewajiban moral akan terpenuhi apabila yg diutamakan adalah kenikmatan.

Epistemologi : Studi tentang masalah-masalah yg berkaitan dgn hakikat kemungkinan batasan dan sumber daya pengetahuan.

Action : Perilaku yg bertujuan.

Antropologi : Ilmu yg mempelajari hasil karya, cipta, dan rasa manusia yg didasarkan pada karsa dan ciri-ciri fisik manusia.

Akulturasi : Campuran kebudayaan asing dgn kebudayaan asli suatu daerah.

Arbitrasi : Suatu cara peneyelesaian perselisihan dimana pihak yg berselisih mengundang pihak ketiga yg keputusannya mengikat.

Achive status : Peningkatan status dalam masyarakat.

Asumsi masyarakat : Mengambil peranan masyarakat.

Asimilasi : Proses perubahan pola kebudayaan utk menyesuaikan diri dgn
mayoritas.

Kontak sosial primer : Hubungan langsung atau tatap muka.

Kontak sosial sekunder : Kontak atau hubungan impersonal.

Oposisi : Tidak adanya kerja sama.

Observasi : Pengamatan terhadap perilaku manusia dalam keadaan alamiah.

Sugesti : Objek dari penerimaan yg tidak didasarkan pada penalaran.

Identifikasi : Orientasi terhadap nilai, norma, dan pola perilaku pihak lain.

Simpati : Reproduksi di dalam diri sendiri mengenai penderitaan pihak lain dan kasih sayang yg timbul sbg akibatnya.

Imitasi : Proses meniru perilaku pihak lain.

Disintegrasi sosial : Proses terpecahnya suatu kelompok sosial menjadi unit-unit kecil shg kehilangan ciri keorganisasiannya serta kepentingan bersama.

Ethology :Studi teoritis terhadap masyarakat sederhana.

Asosiatif : Satuan sosial yg dilandasi oleh adanya kesamaan kepentingan atau dgn kata lain sekelompok orang yg mengorganisasikan dirinya utk mencapai kepentingan bersama.

Filsafat : Ilmu yg mencari kebenarannya melalui jalan pikiran yg berintikan pada logika, estetika, metafisika, dan epistemologi.

Diasosiatif : Proses yg memecah-belah.

Metode penelitian : Cara kerja yg diterapkan dalam sebuah penelitian atau cara pengumpulan data.

Teori sosial : Ajaran tenteng kaidah atau asas suatu ilmu pengetahuan sosial.

Takhayul : Suatu anggapan yg tidak dapat dibuktikan kebenarannya shg menimbulkan suatu ketidakpastian.

Ilmu pengetahuan : Suatu kerangka (knowledge) yg tersusun secara sistematis dan teruji kebenarannya, yg diperoleh melalui suatu penelitian ilmiah.

Adat istiadat : Aturan, kebiasaan yg tumbuh dan terbentuk dari suatu masyarakat atau daerah yg dianggap memiliki nilai dan dijunjung serta dipatuhi masyarakat pendukungnya.

Penyimpangan sosial : Suatu perilaku yg diekspresikan oleh seorang atau beberapa orang anggota masyarakat yg secara sadar atau tidak disadari, tidak menyesuaikan dgn norma yg berlaku dalam masyarakat tempay ia tinggal.

Multikultural : keanekaragaman budaya.

Ajudikasi : Penyelesain perkara atau pangkal pertentangan di pengadilan.

Ascribe status : Status yg didapat dari bawaan (lahir).

Prestise : Peranan sosial terhadap kedudukan tertentu, tingkatan tertentu pada posisi yg dihormati.

Deontologi : Cabang ilmu filsafat tentang sifat kenyataan idiil.

Konsumerisme : Paham/gaya hidup yg menganggap barang mewah sbg ukuran kebahagiaan, kesenangan, gaya hidup tidak hemat.

Kasta : Golongan (tingkat/derajat) manusia di masyarakat agama hindu yg membedakan manusia berdasarkan pekerjaannya.

Pranata sosial : Sistem norma/aturan yg menyangkut suatu aktivitas masyarakat yg bersifat khusus bisa juga disebut institusi.

Fanatisme : Suatu aliran yg terlalu keras (kuat) dalam memegang
keyakinannya terhadap suatu ajaran yg dianutnya jadi hanya berpandangan dari satu pihak saja.

Primordialisme : Suatu paham/pemikiran yg mengutamakan pada tempat yg pertama kepentingan suatu kelompok/komunitas masyarakat.

Intimidasi : Ancaman/gertakan/tindakan untuk menakut-nakuti terhadap orang lain agar ia mau berbuat sesuatu.

Subyektif : Menurut pandangan sendiri, tidak langsung mengenai halnya.

Utopis : Bersifat khayal, orang yg mengimpikan dan merencanakan pembaharuan, namun tidak pernah terwujud.


SEMOGA BERMANFAAT.!

One Response so far.

  1. Terimakasih gan, bermanfaat sekali artikelnya...

loading...
  Diberdayakan oleh Google TerjemahanTerjemahan